Sekitar 3.500 Pemudik Sudah Padati Stasiun Pasar Senen

Sekitar 3.500 Pemudik Sudah Padati Stasiun Pasar Senen

Sekitar 3.500 Pemudik Sudah Padati Stasiun Pasar Senen

Sekitar 3.500 Pemudik Sudah Padati Stasiun Pasar Senen

infojkt.com – Ribuan orang mulai memadati Stasiun Pasar Senen hari ini, Senin (18/4). Sebagian dari mereka datang ke stasiun untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal melalui jalur darat menggunakan moda kereta api.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pukul 10.00 WIB, hampir semua kursi tunggu terisi oleh para pemudik. Rerata mereka membawa koper dan tas yang besar. Ada pula yang membawa sejumlah kardus untuk dibawa mudik ke kampung halaman.

Pada Pukul 10.25 WIB, puluhan orang mengantre untuk melakukan cek dan mencetak tiket kereta. Terlihat mereka mulai memadati pintu kedatangan 2 Stasiun Pasar Senen.

PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat, sebanyak 3.538 orang akan meninggalkan ibu kota dari Stasiun Pasar Senen. Jumlah itu masih berpotensi bertambah karena tiket keberangkatan untuk hari ini masih bisa dipesan.

“Di Stasiun Pasar Senen terdapat 21 KA yang beroperasi dengan volume penumpang berangkat sebanyak 3.538,” kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Stasiun Pasar Senen pada Senin (18/4).

Eva menjelaskan, salah satu syarat menggunakan jasa KAI yaitu penumpang harus sudah mendapat suntikan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga alias booster. Jika belum booster, kata dia, maka penumpang harus melakukan tes antigen.

Penumpang boleh melakukan tes antigen di luar atau di dalam stasiun. Di dalam stasiun, terdapat 14 bilik untuk tes antigen secara bergiliran.

Berdasarkan pantauan di lokasi pukul 9.00 sampai 11.00 WIB tidak terjadi penumpukan penumpang di antrean antigen. Namun, sampai pukul 09.30 WIB, petugas mencatat sudah ada 254 orang yang melakukan tes antigen di dalam stasiun.

Eva menyebut antusiasme warga untuk mudik tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu faktornya karena adanya pelonggaran syarat mudik seiring melandainya kasus penularan covid-19.

“Kalau tahun lalu kan ada pembatasan mudik,” kata dia.

Seorang pemudik, Siti mengaku memilih mudik lebih awal karena sudah rindu kampung halaman di Lamongan, Jawa Timur. Siti pulang bersama suaminya dan kedua anaknya.

“Kangen orang tua di sana, biar bisa lebih lama juga tinggal kampungnya,” kata Siti yang sudah merantau di Jakarta sejak 2008 silam.

Selain Siti, Mujahidin pun hendak mudik lebih awal ke Lumajang. Ia mengaku memilih mudik saat ini karena sudah mendap libur dari tempatnya bekerja. Menurutnya, ini waktu yang tepat juga untuk menghindari kepadatan pemudik.

“Iya biar enggak terlalu penuh juga,” ucapnya.

Hingga pukul 11.17 WIB, Stasiun Pasar Senen mulai sedikit lengang karena sebagian pemudik telah memasuki kereta untuk melakukan perjalanan keluar kota. Meski begitu, sejumlah orang juga masih berdatangan.

PT KAI sudah mulai membuka penjualan tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran 1443 H sejak Kamis (31/3). Penjualan dilakukan setelah KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran 2022, yaitu H-10 sampai dengan H+10 Lebaran atau 22 April sampai 13 Mei 2022.

Berita dikutip dari cnnindonesia.com. Bantu infojkt.com berkembang dengan share berita ini, kami berusaha untuk menampilkan berita atau informasi terupdate seputar Jakarta.

Punya berita seputar Jakarta? Mention akun sosial media kita ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: